Wednesday, February 24, 2010

Sherina - Geregetan

*

Ku lihat lagi.. Wajahnya

Ku lirik lagi.. Dia

S’makin ku pandang.. Wajahnya

S’makin rupawan.

**

Matanya.. Memancarkan cinta

Senyumnya.. Manja nan menggoda

Gayanya.. Wajar mempesona

Siapa dia.. Hey.. Hey..

Reff :

Geregetan.. Jadinya geregetan

Apa yang harus ku lakukan

Geregetan.. Duh aku geregetan

Mungkinkah aku jatuh cinta

Ku coba.. Ku sapa dirinya

Ku tanya.. Siapa namanya ( Hey sayang..)

Ku dengar.. Desah suaranya

Oh lengkaplah sudah

Back to Reff

Back to *, **, Reff

Geregetan.. Duh aku geregetan

Mungkinkah aku jatuh cinta


Koleksi Sherina  yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Sherina – Geregetan
Gambar Artis Indonesia

Tuesday, February 16, 2010

Tolak RPM Konten, Budayakan Internet Sehat

Buat teman2 sekalian yang gak mau kenyamanannya dalam memberikan pendapat atau berkicau di dunia maya (internet). Mari kita sama2 menyuarakan tolak RPM konten dengan cara menggunakan hashtag #tolakrpmkonten di twitter. Ayo buat para blogger, facebooker, tweeps dan kaskuser kita TOLAK RPM KONTEN...

TOLAK..!!!!
TOLAK...!!!!
TOLAK...!!!!

Tapi tentu saja kita harus berinternet secara sehat. Jangan suka nge-junk dan jangan ngomong sembarangan di ruang publik. Jangan menampilkan konten2 dewasa atau porno. Mari kita budayakan internet sehat agar RPM Konten tidak perlu dilaksanakan.

:)

RPM Konten Multimedia Menuai Kritik

Originally Posted by OkeZone.com - Pakar IT Onno W. Purno - RPM Konten Multimedia menuai Kritik

RPM Konten Multimedia Menuai Kritik
Sabtu, 13 Februari 2010 - 10:59 wib
Sarie - Okezone


Sumber: http://techno.okezone.com/read/2010/...-menuai-kritik
JAKARTA - Rancangan peraturan menteri terkait konten multimedia menuai kritik dari sejumlah kalangan masyarakat. Salah satunya dari pakar teknologi Informasi, Onno W Purbo.

"RPM cuma di arahkan ke Wadah, Media, dan Providernya. Sementara pada hari ini content lebih banyak bersifat Blog, Diskusi di Forum atau Tweet," kata pakar IT, Onno W Purbo dalam surat elektronik yang diterima Okezone, Sabtu (13/2/2010)

Onno mengungkapkan apakah Kaskus.us, Wordpress, Blogger.com harus bertanggung jawab terhadap semua posting orang? Tidak ada sama sekali pertanggung jawaban sumber berita / informasi /pengupload.

"Di dunia Internet, prinsip tanggung jawab yang di pegang adalah end-to-end bukan medium yang bertanggung jawab," kata Onno.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dinilai kurang sekali usaha untuk mengedukasi masyarakat seperti yang dilakukan oleh ICT Watch dengan Internet Sehat.

"Ada baiknya justru kegiatan ICT Watch ini lebih di rangkul diberdayakan. Karena justru cara ini jauh lebih effektif," tegasnya.

Onno menegaskan semoga teman-teman di postel dan kominfo sadar bahwa di luar sana, banyak sekali masyarakat yang menginginkan di tolaknya RPM konten multimedia.

Kemenkominfo harus lebih aktif berinteraksi dengan masyarakat jangan cuma, menunggu di kantor akan masukan dari masyarakat atau mengundang wakil masyarakat saja. "Postel dan Kominfo harus masuk ke Kaskus.us, Facebook.com berinterkasi langsung dan meyakinkan mereka jangan cuma pasif!" ujarnya.

Ditambahkan Onno, perlu di ingat bahwa penyelenggara (provider) belum tentu pembuat konten, ini akan memojokan si penyelenggara (provider) bukan si pembuat konten. "Hal ini perlu diubah supaya tidak memojokan penyelenggara," ujarnya.

RPM konten Multimedia dinilai rawan disalahartikan dan bisa bisa di artikan lain, bagi yang ingin mengambil keuntungan, terutama terkait pasal 6 RPM yang mengatur konten-konten yang dilarang.

Selain itu, Pasal 8(c) yang penyelenggara wajib memantau seluruh Konten dalam layanannya yang dimuat, ditransmisikan, diumumkan, dan/atau disimpan oleh Pengguna yang dilakukan dengan cara melakukan penyaringan dinilai Onno tidak mudah.

"Teknologi mekanisme filter itu tidak mudah,apalagi filter content. Perlu semacam Artificial Intellegence (AI) cuma itupun sering gagal. Pertanyaan sederhana saja, apakah e- mail anda besih dari Spam? Tidak mudah bukan untuk memblokir spam," kata Onno.

Tak hanya itu dalam pasal 9b yang mewajibkan keharusan bagi pengguna untuk memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai identitas dan kontaknya saat mendaftar dianggap tak menjamin "Ini tidak ada jaminan, karena di Internet orang seringmendaftar dengan alamat palsu. Membuat mekanisme authentikasi tidak mudah lho," ujar Onno.

Pasal 14 yang memungkinkan penyelenggara wajib meminta pengguna untuk menghapus dari Sistem Elektronik Penyelenggara Konten yang telah diputuskan oleh Penyelenggara atau Tim Konten Multimedia sebagai Konten yang dilarang juga tak luput dari kritik karena bisa di terjemahkan sangat represif.

Dalam RPM pasal 20 juga diungkapkan bahwa seorang Direktur Jenderal dapat menjadikan penilaiannya atas kepatuhan Penyelenggara dalam melaksanakan Peraturan Menteri ini sebagai salah satu indikator prestasi Penyelenggara dalam melaksanakan ijin penyelenggaraan jasa Multimedia. "Di pasal 20 ini ada kata-kata"ijin penyelenggaraan jasa Multimedia "jadi blogger & penulis web harus minta ijin kah?," tandas Onno. (ugo)

RPM Konten Bidik ISP Bukan Bloger atau Media "Online"

JAKARTA, KOMPAS.com — Wujudnya masih berupa rancangan. Namun, rancangan peraturan menteri atau RPM tentang Konten Multimedia ini sudah menuai kontroversi, terutama dari kalangan bloger dan penyedia situs internet.

Kementerian Komunikasi dan Informasi menilai RPM ini tidak semenakutkan seperti yang dipikirkan banyak pihak. Bahkan, hal ini dinilai sangat longgar. Humas Kemenkominfo Gatot S Dewo Broto mengatakan bahwa peraturan tidak berlaku kaku. Mengapa?

"Yang dibidik bukanlah bloger atau media atau facebookers. Yang kami bidik adalah penyelenggara internet," tuturnya kepada Kompas.com, Selasa (16/2/2010).

Dari pembicaraan dengan Gatot, penyelenggara yang dimaksud mengarah pada internet service provider atau penyedia layanan internet. Menurutnya, penyedia layanan internet seharusnya bisa memberikan peringatan kepada penggunanya untuk memanfaatkan situs-situs yang ada dengan baik dan beretika dengan sistem blocking.

Gatot mengatakan, para penyelenggara inilah yang akan terkena teguran atau sanksi administratif dari pemerintah nantinya. Itu pun, lanjutnya, dilakukan hanya jika ada laporan atau dilihat berdasarkan pada rekam jejak si penyelenggara selama satu tahun dalam menindaklanjuti aduan yang direkomendasikan oleh Tim Konten Multimedia.

Khusus untuk situs-situs berita online dan blog, Gatot mengatakan tidak ada pencabutan izin atau pemberangusan. Jika ditemukan konten yang akhirnya dinilai melanggar RPM, maka hanya berita atau artikel terkait saja yang akan "dipaksa" untuk dihapus atau turun tayang.

Ia mengatakan, tak ada pula hukuman pidana. Yang ada hanya sanksi administratif sesuai dengan pelanggarannya. "Itu pun harus ada keputusan yang mengikat secara hukum dari pengadilan," katanya. "Ini longgar sekali, kok," lanjutnya.

Sebelumnya, ia mengatakan bahwa dasar penyusunan RPM ini bukan upaya penyensoran terhadap konten. Pemerintah mengatur batasan terhadap konten yang ditayangkan dan menetapkan larangan, seperti pornografi, SARA, kekerasan, dan hal yang melanggar kesusilaan. Konten dimaksud hanya bisa diblokir jika ada pengaduan atau laporan.

Caroline Damanik

sumber : kompas

Monday, February 15, 2010

Sir Arthur Conan Doyle

Sir Arthur Ignatius Conan Doyle (22 Mei 1859 – 07 Juli 1930) adalah pengarang cerita fiksi terkenal berkebangsaan Inggris. Salah satu karangannya yang paling terkenal adalah serial petualangan Sherlock Holmes, seorang detektif fiksi yang eksentrik.

Doyle dilahirkan pada tahun 1859. Ia mendapat gelar dokter dari Universitas Edinburgh dan mulai membuka praktek di Southsea, Inggris pada tahun 1882. Ia mengarang banyak cerita, dua diantaranya tidak pernah dipublikasikan.

Pada tahun 1886, ia menciptakan tokoh Sherlock Holmes yang diilhami dari Dr. Joseph Bell, salah satu dosennya. Cerita pertama yang berjudul A Study in Scarlet (Penelusuran Benang merah) ini diterima publik dengan baik. Akan tetapi, ketenaran tokoh itu baru dimulai pada tahun 1891 ketika ia menulis serial petualangan Sherlock Holmes bersama sahabat setianya, Dr.Watson, dalam bentuk kompilasi cerita pendek. Doyle meninggal pada tahun 1930 karena sakit.

Bibliography :

Sherlock Holmes novels 
1887 - A Study in Scarlet
1890 - The Sign of Four
1902 - The Hound of the Baskervilles
1915 - The Valley of Fear

Sherlock Holmes Short Story Collections
1892 - The Adventures of Sherlock Holmes
1894 - The Memoirs of Sherlock Holmes
1905 - The Return of Sherlock Holmes
1917 - His Last Bow
1927 - The Case-Book of Sherlock Holmes
1928 - The Complete Sherlock Holmes Short Stories

Professor Challenger Stories
1912 - The Lost World
1913 - The Poison Belt
1926 - The Land of Mist
1927 - The Disintegration Machine
1928 - When The World Screamed
1952 - The Professor Challenger Stories
 
Sumber : http://www.sherlockholmesonline.org/



Valentine's day, penting gak sih??

Kemarin tanggal 14 Februari, katanya sih 14 Februari itu Valentine's day, hari penuh kasih sayang. Hari dimana kita menghabiskan waktu bareng pacar atau sahabat, tukaran kado, ngasih coklat, ngasih bunga, atau dinner romantis. Beberapa orang akan sangat heboh menjelang val's day, mempersiapkan kado buat sang pacar, mempersiapkan gaun buat pergi dinner, sementara yang cowok sibuk pesan restoran dan bunga buat ceweknya. Namun ada juga beberapa orang yang tak peduli dengan hari valentine karena menurut mereka memberi kasih sayang bisa dilakukan setiap hari. Atau ada juga beberapa orang yang menganggap hari valentine itu gak sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya. Bahkan baru2 ini ada fatwa yang menyatakan bahwa haram bagi umat muslim untuk merayakan valentine, karena ditakutkan pada hari valentine banyak cewek2 yang melepas keperawanan mereka, ML dengan pacar mereka dengan alasan itu adalah bentuk kasih sayang ke pacar. Padahal kasih sayang bisa ditunjukkan lewat hal lain yang tentu bisa lebih romantis, lebih aman dan tidak merugikan pihak cewek maupun pihak cowok.

Gw adalah salah satu orang yang tak peduli dengan perayaan hari valentine, karena menurut gw hari valentine itu gak penting. Dulu sih gw sempat ngerayain valentine dengan temen2 gw. Kita tukar2an kado. Gw juga pernah ngasih coklat plus kado ke cowok yang gw suka. Hahahaha, kadang gw ketawa sendiri kalo ingat kejadian itu. Waktu itu gw masih bego dan polos banget (sekarang pun masih sering di bego'in). Tapi itu waktu SMP loh, semenjak SMA gw gak pernah lagi ngerayain valentine karena menurut gw valentine tuh cuma ngabis-ngabisin duit, hihihihi (ketauan pelitnya!). Mendingan duitnya buat shopping, atau gw beli coklat tapi gw makan sendiri deh, lumayan buat memperbaiki mood gw yang kadang2 suka gak stabil. Tahun ini pun gw dan pacar tetap gak ngerayain valentine, karena menurut kita, valentine gak penting. Tapi gw tetap mo ngucapin Happy Val's Day aja buat yang ngerayain. Semoga kita selalu bisa berkasih sayang setiap hari, gak cuma tanggal 14 Februari.

Nah gimana dengan teman2 sekalian, Valentine's day penting gak sih???

Monday, February 1, 2010

Schizophrenia

Mungkin tak banyak dari teman2 yang pernah mendengar tentang penyakit schizophrenia. Gw juga baru dengar tentang penyakit itu sewaktu gw nonton film Beautiful Mind. Sebenarnya tuh film udah lama keluar, tapi gw nontonnya baru2 ini (ketauan deh kupernya, hihihihi). Film itu menceritakan seorang doktor ilmu matematika bernama John Nash. Walaupun pintar, tetapi John sering dianggap aneh oleh teman-temannya, karena dia suka menyendiri dan sering berbicara sendiri. Setelah diselidiki ternyata dia mempunyai teman khayalan. Dia berkata kalau dia sering mendengar suara2 orang lain mengajaknya bicara, namun yang dapat melihat orang tersebut hanya dia. Akhirnya John dibawa ke rumah sakit kejiwaan dan diobati disana. Tetapi ternyata John sangat keras kepala, dia tidak mau makan obat dan tidak mau melanjutkan pengobatannya. Dia berusaha sendiri menyembuhkan penyakitnya dengan cara mengabaikan teman2 khayalannya. Bahkan sampai ia tua pun penyakit itu belum sembuh, namun John membuktikan bahwa walaupun ia menderita schizophrenia, ia tetap dapat berprestasi dan meraih Nobel.

Schizophrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

75% Penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun. Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stresor. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri.

Gejala-gejala schizophrenia pada umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas:
  1. Gejala-gejala Positif
    Termasuk halusinasi, delusi, gangguan pemikiran (kognitif). Gejala-gejala ini disebut positif karena merupakan manifestasi jelas yang dapat diamati oleh orang lain.
  2. Gejala-gejala Negatif
    Gejala-gejala yang dimaksud disebut negatif karena merupakan kehilangan dari ciri khas atau fungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu menampakkan/mengekspresikan emosi pada wajah dan perilaku, kurangnya dorongan untuk beraktivitas, tidak dapat menikmati kegiatan-kegiatan yang disenangi dan kurangnya kemampuan bicara (alogia).
Penderita schizophrenia memerlukan perhatian dan empati, namun keluarga perlu menghindari reaksi yang berlebihan seperti sikap terlalu mengkritik, terlalu memanjakan dan terlalu mengontrol yang justru bisa menyulitkan penyembuhan. Perawatan terpenting dalam menyembuhkan penderita schiziphrenia adalah perawatan obat-obatan antipsikotik yang dikombinasikan dengan perawatan terapi psikologis.

sumber : http://id.wikipedia.org/